Kamis, 13 November 2014

Skin Care saat hamil dan sebelum hamil (Vitacid 0.05)

Jika berbicara soal Skin Care, saat ini aku hanya bisa bungkam aja.
Jelaslahhh cuma dieemmm ajaa, soalnya selama hamil aku sudah memutuskan tali persahabatan (sadis yaa....) sama yang namanya kosmetik. Apalagi saat hamil muda, bukannya mengindari tapi memang aku gak ada nafsu tuk Make Up. Entah mengapa hal ini terjadi, Bawaannya tuhh gak mood klau mau make up, padahal di kantor aku tuh ada peraturan kalau wajib Make Up. Tapi aku abaikan aja, soalnya gak bisa urusin soal masalah muka. yahh jadilahh waktu ngidam aku brewokan, sayu..........

Jangan tanya soal jerawat, Jerawat pada muncul satu persatu di pipi, dahi, dan dagu. Tapi satu kata CUEKIN........ Ngurus diri aja susah, bawaannya pusing, lemes, ngantuk mulu....... apalagi mau ngurusin perawatan wajah. Banyak yang bilang mungkin karena pengaruh hamil yahhh....


Make up ke kantur cuma pakai Bedak Marck tabur atau Marck Venus , tanpa embel-embel apapun biar gak kelihatan pucat. soalnya inipun bedak yang hanya cocok di muka aku.

Sebelum Hamil, Skin Care yang aku pakai pun gak ribet-ribet amat.
untuk krim Malam, aku pakai Krim yang mengandung Tretinoin yaitu Vitacid 0.05, untuk pagi hari aku pakai sunblock merek Parasol, dan bedaknya yahh teteup Marck....

Jauh hari sebelum aku menikah, aku memiliki jenis kulit berjerawat dan berminyak. Dan telah mencoba berbagai merek-merek kosmetik yang menjanjikan wajah mulus tanpa noda dan jerawat. Sempat termakan rayuan-rayuam iklan kosmetik tersebut. Hasilnya memang memutihkan dalam sekejap, namun pemakaian sebulan kemudian sudah tidak memberikan efek, justru wajahku menjadi kemerahan bila terkena sinar matahari dan jerawat muncul kembali dengan membawa rombongan jerawat lebih banyakkk... (ngeri deeeh bila ingat ssat itu.....)

Kemudian aku direkomendasikan oleh teman pakai Salep Medi Klin yang bisa aku dapatkan di Apotik-Apotik terdekat, dan hasilnya sih ampuh mengeringkan jerawat.

Tapi aku belum puas, dan mulai googling testimoni Medi Klin, dan testimoni yang aku temukan lebih banyak tentang Vitacid. Medi klin dan Vitacid menurutku hampir sama sih, karena sama-sama mengandung tretinoin. Tapi aku tergiur juga sama yang namanya Vitacid, dan untuk awalnya aku memakai Vitacid yang  bertakaran 0.05 karena jerawatku semakin membandel.

Waaawwwww.......... awal pemakaian, membuatku ngerii. kenapa??
Aku mengalami Purging, jerawat menjadi jerawat batu dan gede-gede dan muncul semakain banyak.
tampilannya seperti bisulan, iihhh ngeriii .....  ngeriii........... aku jadi malas bercermin dan keluar rumah. aku malu........... Gak apalah aku menderita gini dulu dehh (nangis guee), bila hasilnya bisa memuaskan.
namun aku bertekad tetap keukeh melanjutkan pemakaian Vitacid 0.05 dan masih aku kombine dengan Medi Klin supaya jerawatnya bisa cepat kempis.

Masa Purging ini berlangsung sekitar 3 minggu. minggu ke- 4 sudah menunjukkan perubahan, jerawatnya sudah mulai mengering dan jerawat yang muncul cuma satu satu aja. Tapi yang aku soalkan lagi adalah Noda atau Bekas Jerawat, aku  yang sudah merasa cocok dengan Vitacid ini tetap melanjutkan, karena dari hasil googling Vitacid ini juga bisa mengatasi bekas Jerawat / bopeng-bopeng diwajah.

Pada saat Perawatan itu aku nggak menggunakan Kosmetik lainnya, Biar jelas aku rincikan deh....

1. Sabun cuci muka aku pakai Clean & Clear cair
2. Lalu pelembabya di pagi hari aku pakai Sunblock Parasol yang 30 SPF, dengan menyapukan secara tipis-tipis aja di wajah
3. Untuk bedaknya tetap setia dengan bedak Marck,
4. dan Malam Hari sebelum tidur aku memakai ini nih si Andalan Vitacid 0.05



Rutinitas ini aku pakai secara berkelanjutan, dan untuk bulan ke -2 bisa dibilang wajah aku sudah menunjukkan banyak perubahan, bahkan jerawatnya sudah gak muncul lagi.
Kuncinya adalah Sabar....

Aku tetap memakainya, hingga suatu waktu aku mau menikah dan program hamil.
jadilah aku menghentikan pemakaian Vitacid ini.









Perkembangan Kehamilanku

Kepuasan tuh di sini (Sambil nunjuk hati),
bukan di sana (nunjuk orang-orang)......

Alhamdulillah Kehamilan yang membawa kebahagiaan ditengah-tengah keluarga kami. tak terasa usia kehamilanku sudah menginjak usia 28 week. Keluhan demi keluhan menyertai disetiap perkembangan dede simungil ini, namun semua patut kita syukuri tanda bahwa kehadirannya ada bersama kita. Alhamdulillah

Usia Kehamilan 24 week 
Pada bulan awal Oktober 2014 lalu, Usia Kehamilanku memasuki 24 week. Saat USG dokter, dokter yang menanganiku mengatakan Berat Badan Janin sekitar 673 gr. Beliau berkata BBJ tersebut normal, dan dokterpun mencari tahu jenis kelamin si dede mungil ini. Beliau menyebutkan Jenis Kelamin dede tapi katanya belum bisa dipastikan karena belum jelas, jadinya menunggu bulan depan untuk kepastiannya.
Tapi aku dan suami beranggapan, apapun jenis kelaminnya gak masalah yang penting dedenya sehat.

Tentangan-tendangannya sudah mulai terasa. Terkadang aku mulai hapal kapan waktunya dia akan aktif bergerak. Terkadang lucu juga lohh..... kadang aku tiba-tiba terbangun tengah malam atau subuh hari jika dedenya mulai nendang. Lama-kelamaan nendangnya pun sangat keras, duuhhhh.... dede ini....

Jika siang hari sekitar jam 13.00 - 14.00 aku biasa memperdengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Karena di waktu tersebut dimana dede mungil ini mulai aktif bergerak.



Usia Kehamilan 27 week 
dan dibulan November 2014 ini, aku dan suami kembali USG di dokter kesayangan, BBJ dede sudah sekitar 1.110 gr atau sekitar 1.1 kg. Dokter mengatakan BBJ tersebut normal. Alhamdulillah.

Padahal sebelumnya aku dan suami sempat khawatir karena usia kehamilanku memasuki 7 bulan, namun teman-teman dikantor masih mengira masih hamil 5 bulan, karena perutku gak terlalu membesar atau membuncit. Jadinya aku beritahukan ke dokter, takutnya terjadi sesuatu. Dokter menerangkan bahwa, memang kondisi saat hamil yang dialami oleh para ibu gak selalu sama.

Kembali kutanyakan jenis kelamin dede mungil ini, dan dokterpun kembali memeriksa.
dan jreeenggg.... jjreengg.... dokter berkata ternyata dedenya perempuan nh..........

Alhamdulillah, apapun jenis kelaminnya kami tetap bersyukur.
Sejak saat itu, Si papanya dede selalu memanggilnya "dede cantik".......... "dede cantik lagi ngapain??", maka dedepun akan nendang.......... lucu yahhh.... hihihi

Jalani semua dengan senyuman, karena suatu saat nanti aku percaya akan berbuah manis........